Rangkuman Warta Rangkas Kamis 8/10/2015

6:56 PM

Gerakan berbahasa Indonesia oleh Mahasiswa di Rangkasbitung


Rangkasbitung- Gerakan ini dipelopori oleh mahasiswa Rangkasbitung dari Perguruan Tinggi lokal Rangkasbitung yaitu STKIP Setiabudhi (Sekola Tinggi Keguruab dan Ilmu Pendidikan) serta STAI (Sekolah Tinggi Agama Islam) Latanza Mashiro. Mereka melakukan gerakan ini melalui sosialisasi di jalan-jalan protokol di wilayah Terminal mandala Rangkasbitung.

Mereka melakukan ini karena ingin bahasa Indonesia dapat dipakai oleh masyarakat secara baik dan benar sesuai dengan ejaan EYD, bukan bahasa Indonesia yang okem (campuran dan adaptasi dari bahasa daerah), ini perlu banyak disosialisasikan kepada masyarakat supaya sadar akan berbahasa Indonesia, dana dapat berkomunikasi dengan baik memakai bahasa Indonesia yang baik dan benar.

Mahasiswa melakukan di jalan terlebih dahulu karena pengguna jalan akan bersentuhan langsung dengan rambu lalu lintas yang memakai bahasa Indonesia, dan mengantisipasi terjadinya kesalahpahaman dalam membaca rambu. Dan selanjutnya para Mahasiswa ini akan mensosialiasikan kepada anak-anak sekolah, yang kini mungkin sudah terjangkiti oleh bahasa televisi yang kurang begitu memperhatikan bahasa Indonesia yang baik dan benar.

Rata-rata 2 orang pengedara tewas adalah siswa sekolah


Rangkasbitung- berita ini mengenai pelajar yang sering membawa kendaraan ketika berangkat dan pulang sekolah, data menunjukkan bahwa rata-rata 2 pengendara motor tewas setiap harinya adalah siswa. Maka dari itu dihimbau kepada siswa agar dapat mengetahui rambu lalu lintas dengan baik dan dapat mengetahui bahayanya memakai kendaraan bermotor.

Dari beberapa kasus, siswa sekolah menengah yang mengendarai motor secara ngebut adalah pelajar karena ingin bergaya dapat mengendarai motor. Bersamaan dengan itu Kepolisian Resort Lebak mensosialisasikan keamanan berkendara bagi pelajar di gedung Korpri Rangkasbitung, Rabu (7/10/15), acara sosialisasi keamanan berkendara ini dihadiri lebih dari 100 siswa pelajar Setingkat SLTA di wilayah Rangkasbitung.

Dan berita ini dinaikkan supaya menghimbau kepada para orang tua yang mengizinkan anaknya untuk mengendarai sepeda motor agar mengawasi secara ketat, pentingnya kehati-hatian saat berkendara perlu ditanamkan sejak dini kepada para pelajar yang mempunyai dan mengendarai sepeda motor ketika berangkat dan pulang sekolah.


Share this

Related Posts

Previous
Next Post »