Showing posts with label Politik. Show all posts
Showing posts with label Politik. Show all posts

Mari Kita Intip Kekayaan Cawakot/Cabup di Banten

8:27 PM Add Comment
intip harta kekayaan calon kepala daerah di banten

wartarangkas, Politik,-- Pemilu Serentak Tahun 2015 ini sudah mulai memanas, Pelaporan harta kekayaan para pasangan calon Walikota dan pasangan calon Bupati di Banten, sudah dilaporkan ke KPU Provinsi Banten.

Mari kita lihat beberapa calon walikota dan calon wakilnya, di Banten ini ada 4 wilayah yang akan berpesta politik yaitu: Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Serang, Kota Cilegon dan Kabupaten Pandeglang.

Dari beberapa calon yang ada, terdaftara di KPU masing-masing Kabupten dan Kota

Pasangan Calon Walikota Kota Tangerang Selatan
1. Airin Rahmi Diani dan Benyamin Davnie: mempunyai total kekayaan sebesar Rp. 86,090 M
2. Arsid dan Elvier Ariadiannie S Poetri: mempunyai total kekayaan sebesar Rp. 11,1 M dan USD 50.000
3. M Ikhsan Modjo dan Li Claudia Chandra: mempunyai total kekayaan Rp. 11,7 M dan USD 1.500

Pasangan Calon Walikota Kota Cilegon
1. Tb Iman Ariyadi dan Edi Ariadi : mempunyai total kekayaan sebesar Rp. 14.029 M
2. Sudarmana dan Marfi Fahzan Sinungan : mempunyai total kekayaan sebesar Rp. 8,679 M

Pasangan Calon Bupati Pandeglang
1. Ratu Siti Romlah dan Yan Riadi : mempunyai total kekayaan sebesar Rp. 8,266 M
2. Irna Narulita dan Tanto Warsono Arban : mempunyai total kekayaan sebesar Rp. 29,532 M
3. Aap Aptadi dan Dodo Djuanda : mempunyai total kekayaan sebesar Rp. 4,985 M

Pasangan Calon Bupati Serang
1. Ratu Tatu Chasanah dan Pandji Tirtayasa : mempunyai total kekayaan sebesar Rp. 15,201 M
2. Ahmad Syarif Madzkurullah dan Aep Syafullah : mempunyai total kekayaan sebesar Rp. 1.7 M

Demikian data yang didapat dari sumber bantenraya.com, harta kekayaan para calon Kepala Daerah di masing-masing wilayah yang akan bertarung di Pilkada serentak tahun 2015 ini. 

Seperti data diatas calon dari pasangan Airin Rahmi Diani dan Benyamin Davnie calon Walikota Tangsel ini adalah yang tertinggi dari beberapa calon lainnya dari beberapa Kabupaten/Kota lainnya di Banten ini, sedangkan pasangan calon Kepala daerah yang mempunyai kekayaan terendah yaitu Ahmad Syarif Madzkurullah dan Aep Syafullah pasangan calon Bupati Kabupaten Serang.

Semoga Pilkada yang rencananya akan dilaksanakan pada bulan depan (des.2015) ini, dapat berjalan dengan lancar, sukses, dan tanpa ada kekerasan. Dan semoga para calon Kepala Daerah dapat memikul amanah dengan baik dan adil.

Penutupan BPMPD - Kades Dituntut Profesional

11:13 PM Add Comment
Penutupan BPMPD Lebak - kades dituntut profesional

wartarangkas,-- Pada penutupan acara pelatihan aparatur Desa bidang pemerintahan desa, yang dihadiri oleh Bapak Wakil Bupati Kabupaten Lebak Ade Sumardi, yang mengatakan Kades harus profesional dalam sambutan acara penutupan pelatihan tersebut.

Dengan begitu Kepala Desa harus dapat menguasai pengetahuan keilmuan pada bidang pemerintahan, Administrasi, Hukum dan lain sebagainya yang telah didapat dari pelatihan Aparatur Desa Bidang Pemerintahan Desa, yang dilaksanakan di (Pusat Latihan Tempur) Puslapur TNI-AD - Ciuyah, Sajira, Lebak.

Karena Kepala Desa Dituntut untuk profesional dan bertanggung jawab, dan dapat bekerja dengan baik menghindari hal-hal yang menjerumuskan pada permasalahan hukum. Kepala BPMPD Lebak, Rusito mengatakan "Tentunya kami mengharapkan dengan adanya pelatihan ini para Kepala Desa mampu mengimplementasikan seluruh ilmu yang didapat dari pelatihan selama satu pekan ini", dan berharap agar dapat dilaksanakan dengan tepat pada pengelolaan aparatur didesa masing-masing.

Kericuhan Aksi di Depan Kantor DPRD

3:22 AM Add Comment



Rangkasbitung,- Hari ini Jum'at (23/10) wartarangkas memberitakan bahwa ada kericuhan yang terjadi di depan Kantor DPRD Kabupaten Lebak, kericuhan ini terjadi antara mahasiswa yang melakukan aksi bentrok dengan pihak keamanan. Awal terjadinya kericuhan ini dikarenakan mahasiswa yang dilarang masuk oleh petugas keamanan untuk masuk ke dalam kantor DPRD Kabupaten Lebak.

Mahasiswa yang di sangka sebagai provokator aksi ditangkap oleh petugas keamanan, dan ini mementik aksi kericuhan yang tadinya aksi ini berjalan damai, mahasiswa tidak terima dengan ditanggkapnya rekan mahasiwa tersebut, sehingga terjadinya kericuhan kembali.

Mahasiswa dalam aksinya tersebut hanya ingin berdialog dengan anggota DPRD sebagai wakil rakyat, mahasiswa ingin menyampaikan kajian tentang Ponpes pada Perda nomor 4 Tahun 2014 yang dinilai oleh mahasiswa tidak tepat sasaran.

Pihak DPRD pun menyayangkan kepada aksi yang ricuh ini, seharusnya aksi itu berjalan dengan damai sesuai dengan budaya dan timur yang sopan dan intelek, pihak DPRD tidak mengapresiasi aksi yang mengundang kericuhan dan sedikit anarkis tersebut.

Aksi unjuk rasa ini berakhir dengan dibubarkan oleh petugas keamanan yang tadinya hanya beberapa orang, dan kepolisian pun menambah personil untuk membubarkan aksi unjuk rasa tersebut. (td)

sumber berita: bantenraya news

Kini Warga Baduy di Akui Negara

2:17 AM Add Comment

Baduy, Rangkasbitung,- Setelah ada Pemberitaan bahwa Dinas kependudukan Kabupaten Lebak melakukan perekaman sidik jari dan pendataan di daerah Baduy, berarti kini warga baduy sudah diakui oleh negara, dikarenakan selama ini penduduk asli Baduy memang tidak memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) Elektronik.

Walaupun tertinggal dari daerah lainnya yang sudah mempunyai KTP Elektronik, wajar saja karena Baduy adalah warga tertinggal tetapi untuk masalah KTP ini tidak tertinggal tetapi hanya sedikit terlambat dikarenakan tidak tersedianya blangko E-KTP saja.

Bukan saja warga baduy yang memang direkam biometriknya tetapi ada daerah lain seperti Citorek, Wanassalam dan Kecamatan Cihara, Dinas Dukcapil sengaja mendata dan seterusnya mencetak E-KTP tersebut di tempat, sehingga warga langsung mendapat E-KTP.

Jangan sampai warga Baduy dan Citorek tidak mendapat pelayanan dari Disdukcapil karena memang daerah yang terpelosok, tapi dengan adanya program Disdukcapil yang akan mendatangi warga dari pelosok daerah Kabupaten Lebak. Semoga mereka yang dari pelosok dapat pelayanan yang adil dari pemerintah, sehingga tidak ada lagi bahasa bahwa kami tidak di akui negara karena tidak di data oleh pemerintah.

sumber berita: bantenraya.com


Bicara Politik Banten

8:16 PM Add Comment

Kalau melihat dan berbicara politik, kita berfikirnya pasti Partai Politik tapi ternyata bukan hanya sebatas itu, karena Politik bermakna lebih dari itu karena Politik mempunyai arti adalah seni untuk meraih kesuksesan dalam meraih kekuasaan untuk mewujudkan kebaikan bersama ini menurut Aritoteles katanya. silahkan anda cek semoga tidak ada kekeliruan dalan penafsiran diatas tentang politik, kalau saja memang keliru mohon untuk di koreksi dalam kotak komentar.

Politik Banten kini memang sedang kondusif tidak ada gonjang ganjing yang terlalu menyita pemikiran rakyat, tapi ada beberapa kabupaten/kota yang akan melaksanakan Pilkada pada Desember 2015 mendatang, pemilihan Kepala Daerah yang akan berlangsung di 4 Kabupaten/Kota seperti Pandeglang, Kab. Serang, Kota Cilegon dan Kota Tangsel. 

Sudah banyak menyebar spanduk yang mengusung beberapa pasangan calon yang akan menjadi calon kepala Daerah, dan di wartakan oleh media massa nasional bahwa Pemerintah Provinsi Banten telah menyiapakn anggaran Pilkada tersebut melalui APBD, yang sudah di pagukan yaitu baru dua daerah saja yaitu Kabupaten Serang dan Kota Cilegon dan untuk Pilkada Kabupaten Pandeglang dan Kota Tengerang Selatan akan di anggarkan pada Anggaran Belanja Daerah (APBD) perubahan tahun ini.

Pilkada daerah adalah ajang demokrasi untuk memilih pemimpin yang berjuang untuk meningkatkan tingkat kesejahteraan rakyat bukan saja kesejahteraan pejabatnya saja. Dalam hal ini partai politik yang mengikuti Pemilu tahun kemarin boleh mengusung dan mengajukan calon yang memang mau bekerja untuk rakyat, mempunyai kaapabilitas sebagai pemimpin untuk kesejahteraan rakyat.

Kepolisian Daerah Banten dalam Persiapan Pilkada Serentak

Dalam hal pengamanan Pemilu Kepala Daerah Serentak tahun 2015, Kepolisian wilayah Banten menyiapkan personil sebanyak 5500 personil polisi yang siap mengamankan Pilkada serentak tahun 2015 ini. 

Polda Banten siap mengamankan Pilkada serentak ini di 3 Kabupten/Kota di Banten, kenapa hanya 3 daerah bukannya 4, karena Kota Tangerang Selatan masuk kedalam wilayah hukum Polda Metro Jaya, sehingga Polda Banten akan menyiapka personil untuk mengamankan Pilkada ini. Dalam Pilkades di beberapa wilayah saja aman dan tidak ada tindakan anarkis, dan tentunya pada perhelatan Pilkada ini kita harapkan tidak ada kejadian yang meresahkan dan tidak ada tindakan yang anarkis, sehingga mengganggu stabilitas keamanan.

Polda Banten dalam hal ini memang sudah mengantisipasi kalau saja ada tindakan anarkis dari beberapa pendukung pasangan calon, untuk itu Polda Banten menyiapkan ribuan untuk mengamankan Pilkada serentak tahun 2015 ini di beberapa wilayah yang melaksanakan Pilkada.