Showing posts with label Pendidikan. Show all posts
Showing posts with label Pendidikan. Show all posts

Penutupan BPMPD - Kades Dituntut Profesional

11:13 PM Add Comment
Penutupan BPMPD Lebak - kades dituntut profesional

wartarangkas,-- Pada penutupan acara pelatihan aparatur Desa bidang pemerintahan desa, yang dihadiri oleh Bapak Wakil Bupati Kabupaten Lebak Ade Sumardi, yang mengatakan Kades harus profesional dalam sambutan acara penutupan pelatihan tersebut.

Dengan begitu Kepala Desa harus dapat menguasai pengetahuan keilmuan pada bidang pemerintahan, Administrasi, Hukum dan lain sebagainya yang telah didapat dari pelatihan Aparatur Desa Bidang Pemerintahan Desa, yang dilaksanakan di (Pusat Latihan Tempur) Puslapur TNI-AD - Ciuyah, Sajira, Lebak.

Karena Kepala Desa Dituntut untuk profesional dan bertanggung jawab, dan dapat bekerja dengan baik menghindari hal-hal yang menjerumuskan pada permasalahan hukum. Kepala BPMPD Lebak, Rusito mengatakan "Tentunya kami mengharapkan dengan adanya pelatihan ini para Kepala Desa mampu mengimplementasikan seluruh ilmu yang didapat dari pelatihan selama satu pekan ini", dan berharap agar dapat dilaksanakan dengan tepat pada pengelolaan aparatur didesa masing-masing.

MTsN Pamulang Menuai Prestasi di Kontes Robot Nasional 2015

6:36 PM Add Comment

wartarangkas,-- Tim dari MTsN Pamulang ini meraih prestasi di Kontes Robot Nasional 2015 ini, pasalnya menjuarai dari beberapa kategori yang dilombakan. Pada event ini kategori yang lombakan untuk tingkat SMP/MTsN dan SMA yaitu kategori Line Tracer, Robot Soccer, Super Maze Solving (pemadam api), Robot Creative, Underwater Robot, Steam Mission, Robot Theater, Aerial Robot, dan Brick Speed.

Dari beberapa kategori tersebut yang dilombakan, acara Kontes Robot Nasional 2015 yang diselenggarakan di Pusat Peragaan IPTEK (PP IPTEK) Taman Mini Indonesia Indah (TMII), pada tanggal 8 November 2015 yang lalu.

MTsN Pamulang meraih Juara 1 (Gold Price) pada kategori Underwater Robot, Juara 2 (Silver Medal) pada kategori Aerial Robot, Harapan 3 (Special Award) pada kategori Line Tracer, dan harapan 3 (Special Award) pada kategori Robot Creative.

Selain itu MTsN Pamulang juta menyabet juara pada kategori Extreme Maze Solving (Robot pemadam api) dengan meraih juara 1, 2, 3, dan harapan 1.

Dengan keberhasilan MTsN Pamulang menjuarai Kontes Robot Nasional 2015 pada tingkat nasional, adalah buah dari kedisiplinan dalam berlatih, serta semangat juang dalam kompetisi, ini akan menjadi inspirasi sekolah-sekolah lainnya serta motivasi untuk dapat berjuang dan disiplin pada biadng ilmu yang lainnya, untuk dapat berprestasi ditingkat daerah, wilayah, nasional, maupun internasional.

SDN1 Bojongleles Mempunyai Majalah Sekolah

11:10 PM Add Comment

Cibadak, wartarangkas,-- SD Negeri 1 Bojongleles mempunyai majalah sekolah sendiri yang dibuat oleh guru dan siswa/siswi sekolah setempat, majalah ini adalah wadah untuk para siswa dan guru untuk menuangkan ide dan karyanya. Majalah ini pula agar mendorong budaya membaca pada anak-anak Sekolah Dasar.

Dengan adanya majalah ini semoga budaya membaca pada anak-anak meningkat, merangsang anak-anak agar gemar membaca. Yang memang budaya membaca pada anak-anak dirasakan kurang karena tidak adanya buku-buku bacaan yang memang cocok serta dapat merangsang siswa untuk membaca. Dengan adanya majalah Jurnal Bojongleles ini mudah-mudahan anak-anak mulai gemar membaca dan menuangkan ide dan karya tulisannya.

Pertama penerbiatan dari Jurnal Bojongleles adalah nama dari majalah yang diterbitkan oleh SDN 1 Bojongleles ini, memang adalah murni karya dan ide dari guru dan siswa/siswi SDN 1 Bojongleles. Semoga dengan adanya terobosan ini dapat di contoh oleh sekolah-sekolah lainnya untuk dapat menignkatkan budaya membaca anak.

Dan dalam upaya program Pemerintah Kabupaten Lebak Cerdas 2019 akan mudah tercapai, apabila sekolah-sekolah yang lainnya juga dapat membuat majalah di sekolah masing-masing, untuk menggiatkan anak supaya dapat gemar membaca dan menunagkan ide tulisannya.

sumber berita: bantenraya.com
sumber gambar: jurnalbojongleles1.blogspot.com

SMPN 2 Cipanas Raih Perunggu Pada LPIR Tingkat Nasional

11:00 PM Add Comment

Cipanas, wartarangkas,-- diberitakan dari bantenraya.com pada Rabu (4/11), bahwa SMPN 2 Cipanas meraih medali perunggu dala Lomba Penelitian Ilmiah Remaja (LPIR) Bidang IPA (Ilmu Pengetahuan Alam), Tim dari SMPN 2 Cipanas ini terdiri dari tiga siswa yaitu Muhamad Azis, Sopian Sauri, dan Aang Jalili, mereka memenangkan medali perunggu dengan objek penelitiannya yaitu tentang batu kalimaya. 

Ketertarikan ketiga siswa kepada batu kalimaya tersebut membuahkan hasil, dengan objek penelitian mengenai proses pembentukan atau peralihan, pengujian dan pengolahan batu kalimaya yang diberi judul eksotisme batu kalimaya, dengan judul tersebut ketiga siswa tersebut dapat meraih perunggu di Lomba karya Ilmiah tingkat Nasional di Bali baru-baru ini.

Dengan dorongan dari Kepala Sekolah dan guru pembimbing serta bukan itu saja ternyata di sekolah SMPN 2 Cipanas ini ada ekstrakulikuler yang memang mewadahi siswa yang gemar meneliti secara ilmiah yaitu ekstrakulikuler ISI ( Ikatan Siswa Ilmiah), dengan wadah tersebut siswa dapat fokus dalam penelitiannya dengan bimbingan dari guru. Tak ayal siswa dari SMPN 2 ini dapat berprestasi pada tingkat Nasional.

Dengan peraihan juara ketiga tersebut ketiga siswa tersebut mendapatkan beasiswa dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, serta mendapatkan uang pembinaan untuk sekolah tersebut.

Ini adalah salah satu prestasi yang harus dapat apresiasi dari Pemerintah Daerah, karena membawa nama baik Sekolah dan nama Daerah, sehingga Kabupaten Lebak yang dikenal sebagai Kabupaten tertinggal ternyata dapat berprestasi dalam bidang Penelitian Ilmiah khususnya dalam bidang Pendidikan. Dengan begitu sekolah-sekolah lain juga seharusnya dapat termotivasi dengan adanya siswa yang memang dapat berbicara di tingkat Nasional, Sekolah yang yang cukup terpensil juga dapat berprestasi.

Kelompok dari SMPN 2 Cipanas ini juga menyisihkan tim sekolah lainnya yang satu daerah Kabupaten Lebak juga yaitu dari SMPN 3 Rangkasbitung dengan judul karya ilmiahnya Kemilau Membawa Bencana (penelitian tentang Potensi Kerusakan Lingkungan akibat Kegiatan Penggilingan Batu Kalimaya), dan satu lagi dari SMPN 1 Panggarangan dengan Judul Karya Ilmiah yaitu Pemantauan Sebaran, Keaneragaman dan Kelimpahan Bulu Babi Sebagai Bioindikator Kualitas Perairan Dampak dari Pertambangan di Sekitar Pantai Kec. Bayah dan Panggarangan, dan menyisihkan sekolah lainnya se-Indonesia.

sumber bacaan: bantenraya.com, diknas.kemdikbud.go.id
sumber gambar: bantenraya.com

Amaliah, Berjalan Merangkak Demi Sekolah

6:52 PM Add Comment




Kalanganyar, wartarangkas,-- Diberitakan dari harian bantenraya.com ada seorang anak perempuan bernama Amaliah (10th )yang masih duduk disekolah dasar (SD) di salah satu kampung di Kabupaten Lebak, tepatnya di Kampung Cijerah Desa Sangiangtanjung Kecamatan Kalanganyar. Bahwa Amaliah ini mengalami lumpuh layu semenjak umur 5 tahun, ia berjalan merangkak sejauh 400 meter hanya untuk berangkat sekolah.

Amaliah yang memang mengidap lumpuh semenjak umur 5 tahun ini mempunyai keinginan untuk dapat menyelesaikan sekolahnya, walaupun ia tidak seperti anak-anak yang lainnya dapat berjalan dengan normal. Dengan tekad kuat tersebut Amaliah tetap ingin bersekolah, lumpuh yang menderanya tidak memudarkan cita-citanya yang ingin tetap bersekolah dan ni didukung oleh tetangganya dan temannya di sekolah tidak pernah membullinya.

Anak dari pasangan dari ibu Jannah (48) dan bapak Suparman (50) berharap ada bantuan dari pemerintah daerah untuk dapat memberikan ia sebuah kursi roda, sehingga dapat menunjang aktivitasnya untuk terus tetap sekolah. 

Di Sekolahnya Amaliah uaitu SD Islam Tawasalna, Kepala Sekolah membenarkan bahwa ada seorang muridnya yang lumpuh layu bernama Amaliah, ia memang murid yang tangguh dan mempunyai tekad yang kuat untuk menyelesaikan pendidikannya. Ia (Amaliah) tidak malu berjalan dengan merangkak demi untuk sekolah.

Kepala Binkesmas Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak akan menindaklanjuti laporan tersebut, dengan mengkoordinasikannya pada Kepala Bidang Pemberantasan Penyakit Menular dan Penyehatan Lingkungan, dan meinta petunjuk Kepala Dinas untuk menindaklanjuti kasus Amaliah ini.

Semoga pemerintah dapt membantu Amaliah agar tetap menjaga tekadnya untuk dapat bersekolah dengan kursi roda, serta dapat ditangani oleh Dinas Kesehatan terkait agar tidak ada kasus lainnya yang kalau diberitakan baru ada penanganan dari pemerintah. Ini harus ada pembelajaran dari pihak masyarakat maupun pemerintah khususnya Dinas Kesehatan agar bisa cepat tanggap dalam urusan seperti ini.

Dan semoga tidak ditemukan lagi kasus seperti ini diwilayah Kabupaten Lebak, ini untuk menyadarkan kepada semua pihak untuk dapat selalu memeriksakan kesehatan sejak dini ke pusat kesehatan terdekat seperti Posyandu, Puskesmas maupun ke Rumah Sakit.

sumber berita: bantenraya.com


Anggaran Pendidikan di Kab. Lebak harus di Evaluasi

2:56 AM Add Comment

Rangkasbitung- Adanya peristiwa yang menewaskan seorang siswa akibat lapuknya tembok sekolah, Pemerintah Kabupaten Lebak di Rangkasbitung didesak untuk melakukan evaluasi anggaran untuk tahun yang akan datang agar perbaikan bangunan yang sudah lapuk dan tidak layak supaya dilakukan perbaikan.

Anggaran pendidikan untuk perbaikan prasarana sekolah ini sangat penting supaya peristiwa yang terjadi di SMPN 1 Kalanganyar waktu lalu tidak terjadi kembali dan menimbulkan korban baru, entah itu siswa maupun guru di sekolah.

Beberapa elemen masyarakat juga menghimbau kepada Pemkab Lebak agar memilih rekanan pemborong yang jujur, agar dana pembangunan untuk skolah tidak bocor dan dipangkas terlalu minim sehingga hanya menguntungkan si pemborong dan bangunan tidak kuat dan terlalu cepat lapuk. Sehingga kualitas bangunan sekolah dapat dipertanggung jawabkan. jadi Pemka Lebak harus teliti dalam memilih rekanan pembangunan sekolah supaya tidak ada lagi kejadian seperti itu terjadi kembali pada masa yang akan datang.


sumber berita: bantenraya.com

Peristiwa Kemarin Kamis, 8 Sept-15

7:45 PM Add Comment

Anak SMP Meninggal karena tertimpa Tembok Sekolah


Kalanganyar- Peristiwa ini terjadi pada hari Rabu, 7/10/15 pada waktu jam istirahat sekolah, kejadiannya siswa yang bernama Rizky dan teman-teman sekolahnya sedang bercanda di tembok mushola yang memang sudah nampak tidak terpakai dan rapuh.

Kejadian tersebut sangat disayangkan oleh Bupati Kabupaten Lebak Hj. Iti JB, karena kejadian tersebut terjadi pada jam sekolah dan di lingkungan sekolah, dan penyebabnya adalah tembok yang rapuh karena sudah tidak layak pakai. Kejadian tersebut diceritakan dalam berita di Banten Raya online, bahwa Rizky dan teman-temannya sedang bermain dan bercanda dengan mendorong-dorong tembok tersebut, dan ayalnya tembok tersebut roboh menimpa Rizky dan teman yang lainnya sempat menyelamatkan diri, Rizky waktu itu tidak sempat untuk lari dan menyanggah dengan kedua lengannya menahan tembok tersebut. Karena tidak kuat menahan berat dari massa tembok tersebut Rizky pun tertimpa.

Dunia Pendidikan Kabupaten Lebak kini menjadi sorotan kembali setelah kejadian ini, karena peristiwa ini Pemerintah Daerah Kabupaten Lebak harus segera menangani secara cepat untuk menghindari peristiwa ini terulang, dengan memperbaiki prasarana bangunan yang memang sudah tua dan rusak berat. Data menunjukkan bahwa Kabupaten Lebak mempunyai 70% bangunan yang tidak layak dan sisanya bangunan layak pakai.

Dengan peristiwa tersebut Pemda Lebak kini harus berbenah dan meminta bantuan kepada Provinsi maupun Pusat untuk membantu karena APBD yang dipunyai Kabupaten Lebak terbatas untuk itu dalam penanganan bangunan sarana pendidikan agar layak pakai, Pemda Lebak mengetuk bantuan dari Pemprov dan Pusat untuk turut membantu dalam masaalah tersebut.


Rangkuman Warta Rangkas Kamis 8/10/2015

6:56 PM Add Comment

Gerakan berbahasa Indonesia oleh Mahasiswa di Rangkasbitung


Rangkasbitung- Gerakan ini dipelopori oleh mahasiswa Rangkasbitung dari Perguruan Tinggi lokal Rangkasbitung yaitu STKIP Setiabudhi (Sekola Tinggi Keguruab dan Ilmu Pendidikan) serta STAI (Sekolah Tinggi Agama Islam) Latanza Mashiro. Mereka melakukan gerakan ini melalui sosialisasi di jalan-jalan protokol di wilayah Terminal mandala Rangkasbitung.

Mereka melakukan ini karena ingin bahasa Indonesia dapat dipakai oleh masyarakat secara baik dan benar sesuai dengan ejaan EYD, bukan bahasa Indonesia yang okem (campuran dan adaptasi dari bahasa daerah), ini perlu banyak disosialisasikan kepada masyarakat supaya sadar akan berbahasa Indonesia, dana dapat berkomunikasi dengan baik memakai bahasa Indonesia yang baik dan benar.

Mahasiswa melakukan di jalan terlebih dahulu karena pengguna jalan akan bersentuhan langsung dengan rambu lalu lintas yang memakai bahasa Indonesia, dan mengantisipasi terjadinya kesalahpahaman dalam membaca rambu. Dan selanjutnya para Mahasiswa ini akan mensosialiasikan kepada anak-anak sekolah, yang kini mungkin sudah terjangkiti oleh bahasa televisi yang kurang begitu memperhatikan bahasa Indonesia yang baik dan benar.

Rata-rata 2 orang pengedara tewas adalah siswa sekolah


Rangkasbitung- berita ini mengenai pelajar yang sering membawa kendaraan ketika berangkat dan pulang sekolah, data menunjukkan bahwa rata-rata 2 pengendara motor tewas setiap harinya adalah siswa. Maka dari itu dihimbau kepada siswa agar dapat mengetahui rambu lalu lintas dengan baik dan dapat mengetahui bahayanya memakai kendaraan bermotor.

Dari beberapa kasus, siswa sekolah menengah yang mengendarai motor secara ngebut adalah pelajar karena ingin bergaya dapat mengendarai motor. Bersamaan dengan itu Kepolisian Resort Lebak mensosialisasikan keamanan berkendara bagi pelajar di gedung Korpri Rangkasbitung, Rabu (7/10/15), acara sosialisasi keamanan berkendara ini dihadiri lebih dari 100 siswa pelajar Setingkat SLTA di wilayah Rangkasbitung.

Dan berita ini dinaikkan supaya menghimbau kepada para orang tua yang mengizinkan anaknya untuk mengendarai sepeda motor agar mengawasi secara ketat, pentingnya kehati-hatian saat berkendara perlu ditanamkan sejak dini kepada para pelajar yang mempunyai dan mengendarai sepeda motor ketika berangkat dan pulang sekolah.


Meningkatkan Prestasi Akademik Anak

1:41 AM Add Comment

Prestasi akademik anak mungkin sangat didambakan oleh setiap orang tua, ketika ada kenaikan kelas atau pada pembagian raport di akhir semester adan danya budaya ketika anak kita menjadi juara di kelasnya. Prestasi anak akan membaanggakan para orang tua pastinya, untuk itu pendidikan bukan saja tanggung jawan seorang guru tapi juga orang tua.

Untuk orang tua bagi anda ada tips agar siswa dapat berprestasi di sekolahnya:

Komitmen orang tua

Komitmen orang tua sangat penting karena akan berpengaruh besar pada prestasi anak, pandangan yang keliru ketika pendidikan anak diserahkan penuh kepada pendidik di sekolah saja. Pendidikan di rumah oleh orang tua juga sanga berpengaruh kepada prestasi anak disekolah oelh karena itu diperlukan komitmen orang tua untuk dapat membantu anak dapat nyaman belajar di rumah supaya mendukung anak berprestasi di sekolahnya. Keinginan orang tua juga bukan ingin anaknya berprestasi disekolah, untuk itu ula orang tua harus membantu anak agar nyaman dapat belajar di rumah.

Lingkungan Belajar

Dengan adanya komitmen orang tua di rumah, orang tua dapat menyulap lingkungan belajar di rumah supaya anak dapat senang dan gemar belajar di rumah. ciptakan lingkungan belajar anak di rumah sehingga si anak dapat belajar dengan tenang dan menyiapkan pelajaran serta dapat menyerap materi ketika di ajarkan disekolah. Komunikasi  dengan anak mengenai kejadian disekolah, menanyakan tentang pelajaran dan kondisi belajar di sekolah.

Ajarkan Kemandirian

Orang tua dirumah perlu mengajarkan kemandirian ketika mengerjakan tugas rumah dari sekolahnya, dan jangan selalu dibantu untuk mengerjakan PRnya, itu akan menghambat kemandirian anak, bukan berarti anak mengerjakan PR di rumah sendirian tapi sekali-sekali harus ada pendampingan anak untuk mengerjakan tugas-tugasnya.

Menciptakan susasana dan lingkungan senyaman mungkin untuk anak belajar di rumah, dan ada bimbingan orang tua ketika anak merasa kesulitan dalam belajarnya. Jangan diserahkan penuh kepada sekolah untuk mendidik anak. Orang tua juga berperan sangat penting untuk mendidik anak agar berprestasi di sekolahnya.

Facebook dan Google+

6:37 AM Add Comment

Warta Rangkas kini hadir melalui Media Sosial Facebook dan Google Plus, yang akan memudahkan anda untuk menikmati berita terkini tentang Rangkasbitung dan sekitarnya. dan para pembaca yang terhormat dapat berkomentar dan memberi masukan serta opini melalui Facebook dan Google+ sehingga dapat berkomunikasi lewat media sosial.

Internet memudahkan kita untuk dapat menikmati informasi yang bermanfaat serta menambah wawasan, dan juga ilmu tentunya. Semoga bermanfaat dan menginspirasi semua khususnya warga Lebak - Rangkasbitung - Banten.

Media Sosial kini menjadi gaya hidup, karena tanpa adanya facebook dan media sosial kini hidup terasa hambar, seperti sayur asem tanpa garam hehehe.... selamat menikmati.....

Media Sosial pun kini menjadil alat hiburan seperti Youtube dengan video-video yang dapat kita nikmati, dari mulai video yang lucu sampai video ceramah dan tausyiah, serta banyak film-film juga banyak tersedia di jejaring sosial dengan video ini. dan bukan hanya youtube saja yang bermain dengan video banyak jejaring sosial yang dapat menampilkan video. begitu pun dengan face book dan google+.

Kini masyarakat khususnya para orangtua harus lebih selektif dan mengawasi anak-anak remajanya apabila sedang bermain media sosial, karena sudah banyak peristiwa dan berita yang tidak menyenangkan setelah mereka mengenal jejaring sosial. dan perlu juga para orangtua menanamkan pendidikan agama yang rutin serta mendalam supaya sianak mempunyai rem, ketika ada informasi yang negatif.

Dengan adanya pendidikan dan dasar agama yang kuat si anak akan terhindar untuk melakukan hal negatif. perlu ditekankan kembali kepada orang tua serta para pihak yang peduli akan generasi yang akan datang, selektif dalam memilih informasi supaya dapat meinginspirasi dan menambah wawasan.