Showing posts with label Rangkas. Show all posts
Showing posts with label Rangkas. Show all posts

Pencurian di RSUD Adjidarmo

7:32 PM Add Comment

wartarangkas, Rangkasbitung,-- Pencurian yang sering terjadi di RSUD Adjidarmo ternyata dilakukan oleh beberapa pelajar, yang pada Kamis (24/9) aksi mereka dipergoki oleh keluarga pasien, ketika melakukan aksinya pada pukul 04.00 dini hari.

Pelajar yang mencuri itu berinisial AG (16) dan BR yang juga pelajar disalah satu SMA di Rangkasbitung, berita ini diangkat dari website Polreslebak.com tanggal 28 September 2015, aksi mereka lakukan di pagi dini hari sekitar pukul 04.00 di gedung RSUD Adjidarmo yang baru di ruang anggur.

Kepada keluarga pasien yang dirawat di RSUD Adjidarmo Rangkasbitung, agar tetap waspada terhadap pencurian ini.

sumber berita: polreslebak.com
sumber gambar: gresnews.com

Rekomendasi Tambang Pasir Tidak Dikeluarkan BLH

10:51 PM Add Comment


wartarangkas,-- Sepatutnya memang Izin Pengolahan Air Limbah (IPAL) memang yang dikeluarkan oleh BLH (Badan Lingkungan Hidup) Lebak, tidak dikeluarkan apabila para petambang pasir masih saja membuang air limbahnya ke Sungai Cisimeut.

Karena air limbah ini akan mencemari air sungai yang airnya dibutuhkan warga, BLH Lebak juga menegaskan bahwa mengancam tidak akan mengeluarkan surat rekomendasi IPAL kepada para petambang pasir yang masih membuang air limbahnya ke sungai, dan pertambangan pasir dapat memenuhi peraturan yang ada, yaitu memakai pengolahan limbah tertutup.

Di kutip dari berita Banten Raya, Jum'at (19/11) Ketua BLH Lebak Nanan Sanjaya mengatakan "Kami akan berlaku tegas, kepada pengusaha pertambangan pasir di Cimarga. Makanya, bila tidak segera membuat IPAL tertutup, maka kami tidak akan mengeluarkan surat rekomendasi IPAL, sebagai syarat pemilik pertambangan pasir untuk mengurusi perizinnannya di Dinas Pertambangan Provinsi Banten,”

Selayaknya memang BLH harus bertindak secara tegas supaya, pertambangan pasir melanggar peraturan dan undang-undang, tidak layak untuk operasi. Dalam hal ini selain untuk menyelamatkan lingkungan juga kesehatan air sungai, karena warga masih menggunakan untuk aktivitas rumah tangga sehari-harinya.

sumber berita: bantenraya.com

Ciputra Dipanggil ke DPRD Lebak

7:33 PM Add Comment

wartarangkas,-- Ciputra pengembang perumahan di Citra Maja Raya di Maja-Rangkasbitung-Lebak, dipanggil oleh DPRD Kabupaten Lebak untuk berdialog dengan masyarakat sekitar proyek serta Muspika Kecamatan Maja. Di ruang rapat DPRD Kabupaten Lebak Selasa (17/11) kemarin.

Dialog ini diadakan karena masih adanya permasalahan yang ditinggalkan oleh pengembang perumahan, sehingga warga menuntut untuk diadakannya dialog ini. Dengan Ciputra sebagai pengembang, warga menganggap bahwa Ciputra sewenang-wenang dan mengabaikan hak warga sebagai pemilik lahan, dalam membangun Kota kekerabat maja tersebut. Yang apabila permasalahan ini tidak diselesaikan maka kemungkinan akan timbul masalah besar kedepannya. Sehingga perlu adanya diskusi dan dialog yang interaktif supaya ada solusi yang didapatkan.

Beberapa permasalah yang ada yaitu:  masih adanya sengketa lahan warga yang sudah diratakan tetapi belum dibayar oleh pihak Ciputra, Izin Amdal Ciputra masih memakai izin Amdal pengembang lama, pencemaran lingkungan, kerusakan infrastruktur, tenaga kerja yang tidak memakai warga sekitar, serta pengerahan aparat Brimob yang berlebihan.

Dalam hal ini pula Kepala Polsek Maja Kompol Gofur juga menyayangkan bahwa belum adanya Koordinasi Keamanan dari pihak pengembang (Ciputra) pada Polsek setempat. Selain itu bahwa warga Maja adalah merupkana warga yang cerdas sehingga tidak perlu adanya keamanan yang berlebihan, karena Polsek, Koramil dan Polres saja sudah cukup untuk mengamankan.

Pada dialog tersebut pihak Ciputra yang diwakili oleh Hardian mengatakan bahwa, Proyek ini adalah dari pusat yaitu proyek sejuta rumah, mungkin dalam pengerjaan proyeknya Ciputra punya standar sendiri sehingga ada keinginan warga yang tidak diakomodir oleh pihak pengembang, untuk permasalahan sengketa laha dan pembebasan lahan pihak Ciputra menyangkal bahwa itu adalah urusan PT. Armedian yang membebaskan lahan dan Ciputra adalah hanya pihak pengembang saja, sedangkan untuk pembebasan lahan adalah PT. Armedian. Terkait masalah amdal kalau memang harus nama Ciputra itu kami akan urus pada pihak terkait.

Dan kami menganggap bahwa masalah keamanan yang terjadi itu adalah soal yang wajar karena melihat kondisi.

Ketua DPRD Kabupaten Lebah Ibnu Jarta dalam hal ini sebagai perantara mediator antara pihak pengembang (Ciputra) dan warga serta Muspika Kecamatan Maja, dalam hala ini mengatakan bahwa semua permasalah harus diselesaikan dengan duduk bersama tanpa ada tekanan dan intimidasi, dalam hal ini Ketua DPRD Kabupaten Lebak dalam dialognya antara perusahaan, warga dan muspika. Setelah melihat dan mendengarkan dialog para pihak bahwa DPRD dalam hal ini akan melakukan kajian ulang dan memanggil pihak PT. Armedian sebagai pembebas lahan untuk mengkonfirmasi masalah tersebut. 

Dan warga berharap bahwa dalam permasalahan belum selesai, agar proyek tersebut dihentikan sementara sehingga ada solusi yang tepat untuk menyelesaikan permasalahan ini, warga akan membawa ribuan massa ke lokasi proyek, apabila belum adanya solusi yang tepat bagi warga.

sumber berita dan gambar: bantenraya.com

Seorang Anak Terbawa Arus Sungai Ciujung

6:12 PM Add Comment
seorang anak terbawa arus sungai ciujung

wartarangkas,-- Selasa (17/11) sekitar pukul 13.30 di sungai Ciujung, seorang anak SD bersama temannya, yang sedang bermain dan mencari kijing di bantaran sungai Ciujung terbawa arus sungai. Warga yang melihat kejadian tersebut berusaha menyelematkan dan mencari anak tersebut, sampai pukul 18.00 masih belum ditemukan.

Anak yang bernama Fajar (7) bersama temannya yang berasal dari Gang Mawar, Kelurahan Cijorolebak, Rangkasbitung, bersama temannya Ikhsan (8) dan Juli (7), yang sedang mencari kijing dan berenang di bantaran Sungai Ciujung tersebut, ketiga anak tersebut berenang dan korban yang memang tidak bisa berenang hanyut ditelan arus Sungai Ciujung.

Kepala Unit Reserse Kriminal (Kanit Reskrim) Polsek Rangkasbitung Iptu Malik Ibrahim membenarkan bahwa ada seorang anak terbawa arus sungai ciujung kemarin sore, aparat polisi bersama warga akan terus mencari korban dan semoga saja korban masih berada di dekat TKP sehingga memusahkan dalam pencarian, dan kemungkinan akan mengerahkan Tim SAR untuk mencari korban hanyut Sungai Ciujung.

Penutupan BPMPD - Kades Dituntut Profesional

11:13 PM Add Comment
Penutupan BPMPD Lebak - kades dituntut profesional

wartarangkas,-- Pada penutupan acara pelatihan aparatur Desa bidang pemerintahan desa, yang dihadiri oleh Bapak Wakil Bupati Kabupaten Lebak Ade Sumardi, yang mengatakan Kades harus profesional dalam sambutan acara penutupan pelatihan tersebut.

Dengan begitu Kepala Desa harus dapat menguasai pengetahuan keilmuan pada bidang pemerintahan, Administrasi, Hukum dan lain sebagainya yang telah didapat dari pelatihan Aparatur Desa Bidang Pemerintahan Desa, yang dilaksanakan di (Pusat Latihan Tempur) Puslapur TNI-AD - Ciuyah, Sajira, Lebak.

Karena Kepala Desa Dituntut untuk profesional dan bertanggung jawab, dan dapat bekerja dengan baik menghindari hal-hal yang menjerumuskan pada permasalahan hukum. Kepala BPMPD Lebak, Rusito mengatakan "Tentunya kami mengharapkan dengan adanya pelatihan ini para Kepala Desa mampu mengimplementasikan seluruh ilmu yang didapat dari pelatihan selama satu pekan ini", dan berharap agar dapat dilaksanakan dengan tepat pada pengelolaan aparatur didesa masing-masing.

Razia Tempat Mesum Bocor

6:13 PM Add Comment

wartarangkas,- Setelah pada hari Sabtu (14/11), Mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Latansa Mashiro, berdemo didepan Kantor Satuan Polisi Pamong Praja Lebak, akhirnya para Satpol PP tersebut melaksanakan razia tempat PSK dibeberapa tempat yang disinyalir dipakai untuk tempat haram tersebut.

Setelah melakukan razia Satpol PP Lebak tidak menemukan satupun PSK yang berkeliaran, kemungkinan ada informasi yang bocor ketika akan melakukan razia tersebut, Satpol PP hanya mengamankan beberapa ABG yang kemungkinan akan berbuat mesum dibeberapa tempat yang di razia oleh Satpol PP Lebak tersebut.

Beberapa diantaranya beberapa tempat, yang disinyalir akan dipakai untuk berbuat haram tersebut, ialah daerah Stadion Pasir Ona, Ranca Indah Balong, alun-alun dan Jalan Soekarno-Hatta.

Kedepannya menurut Kepala Seksi Penegak Peraturan Daerah dan Perundang-Undangan akan melakukan razia bukan saja tempat yang sudah dicurigai tersebut, tapi akan melakukan razia di hotal-hotal kelas melati akan didatangi oleh Satpol PP. Pada Razia kali ini Minggu (15/11) memang Satpol PP menargetkan hanya di tempat-tempat terbuka, nanti kedepan tidak akan ada lagi kebocoran untuk melakukan razia, dan akan melakukan razia dadakan ke seluruh tempat yang disinyalir untuk berbuat mesum tersebut.

Semoga masyarakat dapat membantu apabila ada yang menemukan tempat mencurigakan dipakai sebagai tempat mesum tersebut, laporan tersebut akan sangat membantu Satpol PP untuk dapat melaksanakan Peraturan yang ada, dan untuk kenyamanan masyarakat sendiri untuk dapat memberikan informasi apabila ada yang mencurigakan.

Hati-Hati Terhadap Jajanan Anak Sekolah

4:21 AM Add Comment
hati-hati terhadap jajanan anak sekolah
gambar ilustrasi wartarangkas

Rangkasbitung, wartarangkas,--  Makanan dan minuman yang dijajakan sebagai jajanan anak disekolah, diperiksa oleh Diperindag Kabupaten Lebak untuk ditest kesehatan dan zat yang dikandung jajanan tersebut. Pada beberapa jajanan anak sekolah ditemukan adanya kandungan formalin.

Diantara jajanan yang mengandung formalin tersebut yaitu tahu ketoprak, otak-otak dan mie ayam kabita, jajanan tersebut telah diperiksa oleh tim kesehatan dari Disperindag, dan hasil test menunjukkan bahwa jajanan tersebut positif mengandung formalin atau bahan pengawet yang merugikan kesehatan si anak.

Saat pemeriksaan Disperindag telah mengumpulkan 17 sampel jajanan anak-anak sekolah yang tersebar di Rangkasbitung, dari 17 sampel tersebut masih ada sampel yang masih dalam tahap pengujian di laboratorium. Jajanan yang masih ditest diantaranya yaitu cilok, bakso tusuk, nuget, dari 17 pedagang yang masih di periksa di lab.

Nanti hasil test jajanan tersebut akan diinformasikan lewat media massa, apabila jajanan yang kami bawa sampelnya dan telah diperiksa positif formalin dan bahan pengawet akan diinformasikan di media massa, agar masyarakat waspada terhadap kesehatan jajanan anak disekolah. Dan mendidik para pedagang supaya dapat jujur dan bertanggung jawab.

Selain di Rangkasbitung, pengujian terhadap makanan dan minuman ringan akan dilaksanakan di pinggiran Kota Rangkasbitung pada selanjutnya. tegas Kepala Bidang Usaha Perdagangan Disperindag Kabupaten Lebak Orok Sukmana.

Saluran Air Penuh Sampah

6:47 PM 1 Comment

Rangkasbitung, wartarangkas,-- Masalah sampah ini adalah masalah klasik yang dihadapi oleh manusia, sampah ini sekarang menjadi topik yang selalu dibicarakan apalagi di wilayah perkotaan yang memang sampah kini menumpuk di beberapa tempat, seperti pada saluran air atau drainase.

Memang harus ada kesadaran dari masyarakat akan kebersihan lingkungan, membuang sampah pada tempatnya, nah kalau tidak ada tempatnya?, kemana masyarakat harus membuangnya, sebaiknya pemerintah dalam hal ini intansi terkait harus dapat turun kebawah kepada masyarakat mensosialisasikan kehidupan yang bersih dan membuang sampah pada tempatnya.

Sekarang ini mau masuk musim penghujan, kalau saluran air dan drainase sudah dipenuhi oleh sampah, maka tak ayal banjir dan penyakit yang ditimbulkan karena sampah pun tak bisa dihindari. Ini perlu ada kesadaran antara masyarakat dan pemangku kebijakan diwilayah masing-masing. Untuk dapat bergotong royong untuk kebersihan lingkungan serta kesehatan kita sendiri.

Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPSS) memang menjadi kendala masyarakat untuk mengangkut sampah rumah tangga, sehingga masyarakat mungkin tidak ada pilihan lain selain ke saluran air, kalau ini berlanjut terus-menerus akan menimbulkan masalah lain yaitu bau tak sedap dan penyakitpun akan mudah menjangkiti msyarakat sekitar drainase tersebut, masyarakatpun harus mengerti san mempunyai kesadaran untuk dapat membuang sampah pada tempatnya.

Kini masyarakat harusnya bekerjasama dengan pemerintah setempat untuk mencari solusi, agar permsalahan sampah ini dapat diselesaikan dengan cara musyawarah saja. 

Dalam berita yang ada di bantenraya.com, di Kampung Kebon Kopi Kelurahan Muara Ciujung Timur (MCT) Rangksbitung, ada drainase yang penuh dengan sampah, sehingga air terseumbat dan tidak lancar arusnya, ini mengakibatkan bau yang tidak sedap serta dapat menimbulkan beberapa penyakit. Peristiwa ini harus segera ditanggulangi karena daerah tersebut adalah daerah rawan banjir pada setiap musim penghujan datang. 

sumber bacaan dan gambar: bantenraya.com

SDN1 Bojongleles Mempunyai Majalah Sekolah

11:10 PM Add Comment

Cibadak, wartarangkas,-- SD Negeri 1 Bojongleles mempunyai majalah sekolah sendiri yang dibuat oleh guru dan siswa/siswi sekolah setempat, majalah ini adalah wadah untuk para siswa dan guru untuk menuangkan ide dan karyanya. Majalah ini pula agar mendorong budaya membaca pada anak-anak Sekolah Dasar.

Dengan adanya majalah ini semoga budaya membaca pada anak-anak meningkat, merangsang anak-anak agar gemar membaca. Yang memang budaya membaca pada anak-anak dirasakan kurang karena tidak adanya buku-buku bacaan yang memang cocok serta dapat merangsang siswa untuk membaca. Dengan adanya majalah Jurnal Bojongleles ini mudah-mudahan anak-anak mulai gemar membaca dan menuangkan ide dan karya tulisannya.

Pertama penerbiatan dari Jurnal Bojongleles adalah nama dari majalah yang diterbitkan oleh SDN 1 Bojongleles ini, memang adalah murni karya dan ide dari guru dan siswa/siswi SDN 1 Bojongleles. Semoga dengan adanya terobosan ini dapat di contoh oleh sekolah-sekolah lainnya untuk dapat menignkatkan budaya membaca anak.

Dan dalam upaya program Pemerintah Kabupaten Lebak Cerdas 2019 akan mudah tercapai, apabila sekolah-sekolah yang lainnya juga dapat membuat majalah di sekolah masing-masing, untuk menggiatkan anak supaya dapat gemar membaca dan menunagkan ide tulisannya.

sumber berita: bantenraya.com
sumber gambar: jurnalbojongleles1.blogspot.com

Izin Penambangan Pasir Distop

8:08 PM Add Comment

Rangkasbitung, wartarangkas,-- Setelah adanya desakan dari beberapa elemen masyarakat, kini Pemkab Lebak menyetop izin penambangan pasir di wilayah Rangkasbitung, menyoal truk yang mengangkut pasir basah yang dapat merusak struktur jalan serta debu yang dihasilkan dari pertambangan pasir, telah meresahkan masyarakat sekitar sehingga Pemkab Lebak mengambil kebijakan tidak akan lagi mengeluarkan izin pertambangan pasir.

Selain tidak akan mengeluarkan izin pertambangan pasir, Pemkab juga tidak akan memberikan izin perpanjangan pada penambang pasir yang memang banyak melakukan pelanggaran. Dan ini harus melalui evaluasi terlebih dahulu.

kebijakan mengenai distopnya perizinan pertambangan pasir ini merupakan hal positif, selain untuk melindungi lingkungan supaya tidak rusak juga menjaga sarana transportasi jalan tidak cepat rusak. Serta pembuangan limbah yang merusak kualitas air Ciujung yang kini masyarkata masih saja megkonsumsi untuk keperluan sehari-hari.

sumber berita: bantenraya.com

SMPN 2 Cipanas Raih Perunggu Pada LPIR Tingkat Nasional

11:00 PM Add Comment

Cipanas, wartarangkas,-- diberitakan dari bantenraya.com pada Rabu (4/11), bahwa SMPN 2 Cipanas meraih medali perunggu dala Lomba Penelitian Ilmiah Remaja (LPIR) Bidang IPA (Ilmu Pengetahuan Alam), Tim dari SMPN 2 Cipanas ini terdiri dari tiga siswa yaitu Muhamad Azis, Sopian Sauri, dan Aang Jalili, mereka memenangkan medali perunggu dengan objek penelitiannya yaitu tentang batu kalimaya. 

Ketertarikan ketiga siswa kepada batu kalimaya tersebut membuahkan hasil, dengan objek penelitian mengenai proses pembentukan atau peralihan, pengujian dan pengolahan batu kalimaya yang diberi judul eksotisme batu kalimaya, dengan judul tersebut ketiga siswa tersebut dapat meraih perunggu di Lomba karya Ilmiah tingkat Nasional di Bali baru-baru ini.

Dengan dorongan dari Kepala Sekolah dan guru pembimbing serta bukan itu saja ternyata di sekolah SMPN 2 Cipanas ini ada ekstrakulikuler yang memang mewadahi siswa yang gemar meneliti secara ilmiah yaitu ekstrakulikuler ISI ( Ikatan Siswa Ilmiah), dengan wadah tersebut siswa dapat fokus dalam penelitiannya dengan bimbingan dari guru. Tak ayal siswa dari SMPN 2 ini dapat berprestasi pada tingkat Nasional.

Dengan peraihan juara ketiga tersebut ketiga siswa tersebut mendapatkan beasiswa dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, serta mendapatkan uang pembinaan untuk sekolah tersebut.

Ini adalah salah satu prestasi yang harus dapat apresiasi dari Pemerintah Daerah, karena membawa nama baik Sekolah dan nama Daerah, sehingga Kabupaten Lebak yang dikenal sebagai Kabupaten tertinggal ternyata dapat berprestasi dalam bidang Penelitian Ilmiah khususnya dalam bidang Pendidikan. Dengan begitu sekolah-sekolah lain juga seharusnya dapat termotivasi dengan adanya siswa yang memang dapat berbicara di tingkat Nasional, Sekolah yang yang cukup terpensil juga dapat berprestasi.

Kelompok dari SMPN 2 Cipanas ini juga menyisihkan tim sekolah lainnya yang satu daerah Kabupaten Lebak juga yaitu dari SMPN 3 Rangkasbitung dengan judul karya ilmiahnya Kemilau Membawa Bencana (penelitian tentang Potensi Kerusakan Lingkungan akibat Kegiatan Penggilingan Batu Kalimaya), dan satu lagi dari SMPN 1 Panggarangan dengan Judul Karya Ilmiah yaitu Pemantauan Sebaran, Keaneragaman dan Kelimpahan Bulu Babi Sebagai Bioindikator Kualitas Perairan Dampak dari Pertambangan di Sekitar Pantai Kec. Bayah dan Panggarangan, dan menyisihkan sekolah lainnya se-Indonesia.

sumber bacaan: bantenraya.com, diknas.kemdikbud.go.id
sumber gambar: bantenraya.com

Amaliah, Berjalan Merangkak Demi Sekolah

6:52 PM Add Comment




Kalanganyar, wartarangkas,-- Diberitakan dari harian bantenraya.com ada seorang anak perempuan bernama Amaliah (10th )yang masih duduk disekolah dasar (SD) di salah satu kampung di Kabupaten Lebak, tepatnya di Kampung Cijerah Desa Sangiangtanjung Kecamatan Kalanganyar. Bahwa Amaliah ini mengalami lumpuh layu semenjak umur 5 tahun, ia berjalan merangkak sejauh 400 meter hanya untuk berangkat sekolah.

Amaliah yang memang mengidap lumpuh semenjak umur 5 tahun ini mempunyai keinginan untuk dapat menyelesaikan sekolahnya, walaupun ia tidak seperti anak-anak yang lainnya dapat berjalan dengan normal. Dengan tekad kuat tersebut Amaliah tetap ingin bersekolah, lumpuh yang menderanya tidak memudarkan cita-citanya yang ingin tetap bersekolah dan ni didukung oleh tetangganya dan temannya di sekolah tidak pernah membullinya.

Anak dari pasangan dari ibu Jannah (48) dan bapak Suparman (50) berharap ada bantuan dari pemerintah daerah untuk dapat memberikan ia sebuah kursi roda, sehingga dapat menunjang aktivitasnya untuk terus tetap sekolah. 

Di Sekolahnya Amaliah uaitu SD Islam Tawasalna, Kepala Sekolah membenarkan bahwa ada seorang muridnya yang lumpuh layu bernama Amaliah, ia memang murid yang tangguh dan mempunyai tekad yang kuat untuk menyelesaikan pendidikannya. Ia (Amaliah) tidak malu berjalan dengan merangkak demi untuk sekolah.

Kepala Binkesmas Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak akan menindaklanjuti laporan tersebut, dengan mengkoordinasikannya pada Kepala Bidang Pemberantasan Penyakit Menular dan Penyehatan Lingkungan, dan meinta petunjuk Kepala Dinas untuk menindaklanjuti kasus Amaliah ini.

Semoga pemerintah dapt membantu Amaliah agar tetap menjaga tekadnya untuk dapat bersekolah dengan kursi roda, serta dapat ditangani oleh Dinas Kesehatan terkait agar tidak ada kasus lainnya yang kalau diberitakan baru ada penanganan dari pemerintah. Ini harus ada pembelajaran dari pihak masyarakat maupun pemerintah khususnya Dinas Kesehatan agar bisa cepat tanggap dalam urusan seperti ini.

Dan semoga tidak ditemukan lagi kasus seperti ini diwilayah Kabupaten Lebak, ini untuk menyadarkan kepada semua pihak untuk dapat selalu memeriksakan kesehatan sejak dini ke pusat kesehatan terdekat seperti Posyandu, Puskesmas maupun ke Rumah Sakit.

sumber berita: bantenraya.com


Bunga Bangkai Tumbuh di Kabupaten Lebak

4:52 AM Add Comment

Lebak, wartarangkas,-- Di Kecamatan Sajira ditemukan bunga bangkai tumbuh dengan subur, bunga bangkai ini tumbuh di kebun milik seorang warga di Desa Sajira Mekar, Kampung Hegarmanah yang bernama Rohmah 54 tahun.

Bunga Bangkai adalah jenis bungan langka yang hanya dapat tumbuh di tempat-tempat tertentu dan memang akhir-akhir ini banyak bungan bangkai yang tumbu di beberapa tempat tidak diduga, memang bahwa habibat asli dari bunga bangkai ini ditemukan di Sumatera, Indonesia, memang ini adalah tumbuhan endemik dari pulau Sumatera.

Nama latin dari bunga bangkai ini adalah Amorpophalus titanium, yang mengeluarkan bambu tidak sedap seperti bau yang busuk, ini disebabkan untuk mengundang kumbang dan lalat untuk mendekat dan itu sebagai makanan bagi bunga tersebut.

Dan bunga ini kini tumbuh di daerah Kabupaten Lebak - Kecamatan Sajira, warga pun kini melihat dengan langsung tumbuhnya bunga tersebut yang memang bunga ini menjadi ciri khas dari Indonesia, yang tadinya warga hanya dapat menyaksikan tumbuhan ini di televisi atau koran ataupun juga di buku-buku pelajaran sekolah. Kini mereka dapat menyaksikan bungan tersebut tumbuh di salah satu kebun warga.

Dan warga pun membiarkan saja bunga ini tetap tumbuh walaupun sudah tidak mekar lagi dan mempunyai bau yang tidak sedap, karena warga tahu bahwa bunga ini adalah bunga yang langka yang hanya dapat tumbuh dan mekar di beberapa tempat saja.

Beberapa informasi bahwa memang bungai bangkai ini sekitar bulan November akan mekar dan akan terus tumbuh menjadi lebih besar lagi, dibeberapa tempat penangkaran di Jerman juga tumbuh bungan bangkai serta di kebun Raya Bogor, serta di tempat asalnya yaitu Bengkulu-Sumatera.


Kodim 0603 Lebak Melaksanakan Shalat Istisqo

7:03 PM Add Comment

Rangaksbitung, wartarangkas,- Kemarau yang panjang akibat adanya elnino ini sangat terasa sekali, apalagi yang di Rangkasbitung yang kini sangat terasa panas sudah seperti Ibukota Jakarta saja terakhir-terakhir kini. Untuk cuaca kembali normal dan supaya diturunkannya hujan Kodim 0603 Lebak mengajak seluruh jajarannya serta masyarakat sekitar melaksanakan Shalat Istisqo pada Rabu (28/10) di pelataran markas Kodim 0603 Lebak di Rangkasbitung.

Shalat Istisqo ini adalah shalat meminta hujan supaya kemarau yang panjang ini segera berakhir dan masyarakat yang akan nyawah (membajak sawah) yang kini kekeringan dapat berakhir. Shalat yang dilaksanakan oleh Kodim Lebak ini diimami oleh KH. Muhammad Amaruddin dari Pesantren Wasilatul Falah.

Shalat Istisqo ini sekaligus acara lepas sambut Dandim 0603 Lebak yang lema ke yang baru yaitu Letkol Inf. Donal Erikson Silitonga pada Letkol CZI Ubaidillah. 

Kepada masyarakat diharapkan agar mengikuti acara shalat istisqo ini di masing-masing tempat, yang memang kemarau panjang ini cukup meresahkan sehingga kita harus bersabar dengan persitiwa yang terjadi yang memang hampir seluruh wilayah Indonesia yang kini mendapat bencana kemarau dapat bersabar dan terus berdoa meminta kepada Allah SWT, untuk dapat mengakhiri kemarau ini dengan menjalani Shalat Istisqo.

Operasi Zebra Satlantas Lebak Mengamankan 30 unit Motor

12:44 AM Add Comment

Rangkasbitung, wartarangkas- Satlantas Lebak Mengamankan sekitar 30 unit motor pada operasi zebra yang dilaksanakan di jalan Rangkasbitung-Pandeglang pada hari Senin (26/10). Polisi mengemankan kendaraan sepeda motor dikarenakan tidak lengkapnya surat-surat para pengendara ketika mengendarai motor, beberapa diantaranya yaitu tidak adanya SIM (Surat Izin Mengemudi), tidak ada STNK dan tidak membawa STNK.

Bagi warga yang berkendara di ruas jalan Rangkasbitung diharap membawa surat-surat berkendara lengkap, karena operasi zebra kalimaya ini akan berlangsung sampai tanggal 4 November 2015 mendatang. Bagi pengendara motor yang tidak membawa STNK kendaraan motornya kami amankan ke Polres, dan apabila sudah ada Surat-suratnya kami akan kembalikan motor tersebut.

Operasi ini dilakukan untuk memperingati kepada para pengendara agar mematuhi peraturan lalulintas, dengan membawa serta memakai perlengkapan berkendara di jalan raya, seperti memakai helm dan surat-surat berkendaraan.

Operasi ini akan dilaksanakan di seluruh ruas jalan yang ada di Rangkasbitung, untuk itu Polisi menghimbau kepada masyarakat agar dapat mematuhi peraturan lalulintas, jika anda ingin beraktivitas dengan berkendara di ruas jalan Rangkasbitung.

Satlantas Lebak menginformasikan kepada masyarakat, bahwa operasi ini adalah upaya mendidik dan menyadarkan masyarakat pentingnya berkendaraan mengikuti peraturan lalulintas, agar para pengendara motor selamat dalam berkendara di jalan raya.

Sumber berita: bantenraya.com
Sumber gambar: polreslebak.com

Kericuhan Aksi di Depan Kantor DPRD

3:22 AM Add Comment



Rangkasbitung,- Hari ini Jum'at (23/10) wartarangkas memberitakan bahwa ada kericuhan yang terjadi di depan Kantor DPRD Kabupaten Lebak, kericuhan ini terjadi antara mahasiswa yang melakukan aksi bentrok dengan pihak keamanan. Awal terjadinya kericuhan ini dikarenakan mahasiswa yang dilarang masuk oleh petugas keamanan untuk masuk ke dalam kantor DPRD Kabupaten Lebak.

Mahasiswa yang di sangka sebagai provokator aksi ditangkap oleh petugas keamanan, dan ini mementik aksi kericuhan yang tadinya aksi ini berjalan damai, mahasiswa tidak terima dengan ditanggkapnya rekan mahasiwa tersebut, sehingga terjadinya kericuhan kembali.

Mahasiswa dalam aksinya tersebut hanya ingin berdialog dengan anggota DPRD sebagai wakil rakyat, mahasiswa ingin menyampaikan kajian tentang Ponpes pada Perda nomor 4 Tahun 2014 yang dinilai oleh mahasiswa tidak tepat sasaran.

Pihak DPRD pun menyayangkan kepada aksi yang ricuh ini, seharusnya aksi itu berjalan dengan damai sesuai dengan budaya dan timur yang sopan dan intelek, pihak DPRD tidak mengapresiasi aksi yang mengundang kericuhan dan sedikit anarkis tersebut.

Aksi unjuk rasa ini berakhir dengan dibubarkan oleh petugas keamanan yang tadinya hanya beberapa orang, dan kepolisian pun menambah personil untuk membubarkan aksi unjuk rasa tersebut. (td)

sumber berita: bantenraya news

Kini Warga Baduy di Akui Negara

2:17 AM Add Comment

Baduy, Rangkasbitung,- Setelah ada Pemberitaan bahwa Dinas kependudukan Kabupaten Lebak melakukan perekaman sidik jari dan pendataan di daerah Baduy, berarti kini warga baduy sudah diakui oleh negara, dikarenakan selama ini penduduk asli Baduy memang tidak memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) Elektronik.

Walaupun tertinggal dari daerah lainnya yang sudah mempunyai KTP Elektronik, wajar saja karena Baduy adalah warga tertinggal tetapi untuk masalah KTP ini tidak tertinggal tetapi hanya sedikit terlambat dikarenakan tidak tersedianya blangko E-KTP saja.

Bukan saja warga baduy yang memang direkam biometriknya tetapi ada daerah lain seperti Citorek, Wanassalam dan Kecamatan Cihara, Dinas Dukcapil sengaja mendata dan seterusnya mencetak E-KTP tersebut di tempat, sehingga warga langsung mendapat E-KTP.

Jangan sampai warga Baduy dan Citorek tidak mendapat pelayanan dari Disdukcapil karena memang daerah yang terpelosok, tapi dengan adanya program Disdukcapil yang akan mendatangi warga dari pelosok daerah Kabupaten Lebak. Semoga mereka yang dari pelosok dapat pelayanan yang adil dari pemerintah, sehingga tidak ada lagi bahasa bahwa kami tidak di akui negara karena tidak di data oleh pemerintah.

sumber berita: bantenraya.com


Kesehatan Air Ciberang mulai Terganggu

8:35 PM 2 Comments

Rangkasbitung, wartarangkas- Kini Air Ciberang dan Cisimeut terganggu karena banyaknya limbah dari pertambangan yang berlokasi di Pasirokok, Kecamatan Cimarga. Air tang keruh ini di keluhkan oleh warga yang memang sehari-hari memakai aliran sungai ciberang ini untuk dipakai sebagai keperluan sehari-hari, untuk mandi dan untuk dikonsumsi.

Kepada pihak Pemda Lebak khususnya bagian LKH agar dapat menegur dan memberikan peringatan kepada para penambang pasir yang telah melanggar peraturan dan mengganggu yang mengakibatkan air ciberang ini menjadi keruh sehingga tidak layak untuk konsumsi.

"Harapan Masyarakat adalah bahwa penambangan pasir yang ada dibantaran sungai ciberang ini tidak mengganggu kejernihan dan tetap dapat digunakan untuk konsumsi sehari-hari" menurut Rusman warga yang mengkonsumsi air sungai Ciberang. Dan pemerintah dalam hal ini Pemda Lebak agar turun tangan dalam masalah ini, penambangan pasir yang melanggar Ipal agar dapat mendapat teguran.

Masyarakat berharap keruhnya air sungai Ciberang dapat ditangani, supaya limbah yang dihasilkan oleh beberapa pertambangan tidak mengganggu kesehatan masyarakat yang mengkonsumsi air Ciberang ini.

sumber berita: bantenraya.com
sumber gambar: agusbudiawan.wordpress

Truk Batubara Terguling

2:23 AM Add Comment

Rangkasbitung, wartarangkas- truk batubara terguling ketika melewati jalan di Desa Tambakbaya Kecamatan Cibadak tepatnya pada Rabu (21/10), kejadian ini terjadi pada pukul 04.00 pagi. Untungnya kejadian truk batubara terguling ini tidak menimbulkan korban jiwa.

Rumah warga yang terkena akibat dari tergulingnya truk pengangkut batubara tersebut hanya bagian pagar dan halamannya saja yang kini penuh dengan batubara yang berserakan. Pengemudi truk tersebut mengatakan tergulingnya truk tersebut diakibatkan karena tidak bisa menghindari lubang yang terdapat dijalan tersebut.

Memang jalan tersebut sedang dalam proses pembangunan dan belum selesai, tapi sudah banyak jalan yang kini berlubang. Keresahan mengenai jalan yang belum selesai dibangun ini juga dirasakan masyarakat sekitar jalan tersebut, karena mengganggu aktivitas warga sehingga lalulintas untuk transportasi tidak lancar.

Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Lebak segera tanggap dengan masalah ini, agar tidak terjadi kecelakaan serupa dan mengakibatkan adanya korban jiwa. Warga yang rumahnya terkena imbas tergulingnya truk juga meminta ganti rugi untuk perbaikan teras dan pager yang rusak akibat terkena batubara tersebut.

Berita lainnya:

Proyek Irigasi di Cisangu Terindikasi Penyelewengan

Adanya proyek Irigasi yang dananya bersumber dari APBD Provinsi Banten ini berbau indikasi korupsi karena dana 1.5 milyar ini tidak sesuai dengan peruntukkannya. Akibatnya merugikan pemerintah sekitar ratusan juta.

Himpunan Pemerhati Pembangunan Banten Indonesia akhirnya melaporkan proyek rehabilitasi irigasi di Cisangu Bawah Kecamatan Cibadak, melaporkan indikasi korupsi tersebut ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Lebak. Ketua HP2BI Novi Agustina menyerahka sendiri kepada Kasi Intel Kejari di Rangkasbitung.(td)


Tambang Pasir Terancam di Tutup

3:02 AM Add Comment
Setelah banyaknya pemberitaan tentang beberapa masalah jalan yang rusak serta debu dan olusi udara dikarenakan adanya penambangan pasir. Dalam berita tersebut Bupati telah membentuk Tim untuk penertiban penambangan pasir yang memang tidak mengantongi izin resmi dari pemerintah ataupun yang izinnya sudah kadaluarsa, tambang pasir yang terkena dampak penertiban itu mencapai 8 lokasi yang tersebar di wilayah Cimarga dan Kalanganya.

Kini Pemkab Lebak akan menindak tambang pasir yang telah habis masa izinnya dan juga yang menyalahi peraturan dari Pemda maupun perundang-undangan yang berlaku, karena Bupati telah membuat SK tentang Pembentukan Tim Terpadu Penertiban Pertambangan Pasir.

Dengan adanya tim tersebut yang dibentuk oleh Bupati yang menjadi tanggung jawab, bukan saja yang ada di Cimarga dan Kalanganyar saja, yang ada di Citeras-Rangkasbitung juga harus ditertibkan karena dalam beberapa pemberitaan bahwa kendaraan pengangkutan pasir yang membawa pasir basah dapat merusak jalan yang ada. 

Selain merusak jalan debu yang dihasilkan dari tambang pasir maupun pengangkutan pasir, yang berada di daerah sekitar perkampungan warga dapat mengakibatkan gangguan kesehatan. Karena debu yang dihasilkan oleh pertambangan tersebut menyebarkan polusi udara bukan saja dari mesin tapi debu pasir yang beterbangan ke perkampungan sekitar dan di jalan-jalan yang mengangkut pasir. Ini harus mendapat perhatian dari pemerintah dengan adanya Tim tersebut yang dibentuk oleh Bupati Kabupaten Lebak, masyarakat mendukung penuh tindakan yang memang pro rakyat.

Tim tersebut harus benar-benar menjalani tugas untuk menertibkan tambang apsir yang dapat mengakibatkan kerusakan alam dan merugikan masayarakat sekitar.

sumber berita: bantenraya.com
sumber gambar: kompasiana.com